Pemerintah Memutuskan PSBB di Jawa dan Bali

Dok : Jepretan layar dari channel youtube Sekertariatan Presiden 


Suarajatimnews.com - Pemeritah Republik Indonesia memutuskan untuk membatasi kegiatan masyarakat yang ada di Jawa dan Bali dengan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskla Besar (PSBB) mulai tanggal 11 Januari sampai 25 Januari 2021. PSBB ini bertujuan untuk mengurangi penyebaran COVID 19 di seluruh Provinsi yang ada di Pulau Jawa dam Provinsi Bali. 

"Mendagri akan buat edaran ke Pimpinan Daerah. Tadi sudah disampaikan oleh Presiden ke Gubenur seluruh Indonesia," Ucap Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Rabu (06/01/2021).

Keputusan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB tentang percepatan penanganan Covid-19.

"Oleh karena itu pemerintah membuat kriteria terkait pembatasan kegiatan masyarakat dan ini sesuai dengan UU yang dilengkapi PP 21 Tahun 2020, dimana mekanisme pembatasan tersebut. Pembatasan ini kami tegaskan bukan pelarangan kegiatan, tetapi pembatasan" Kata Airlangga Hartanto.

Kegiatan masyarakat yang dibatasi oleh pemerintah antara lain:

Pertama, melakukan pembatasan terhadap bekerja di kantor atau Work Form Office (WFO) menjadi 25% dan Kerja dirumah atau Work Form Home (WFH) menjadi 75%.

Kedua, Kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara online atau daring.

Ketiga, Sektor penting seperti kebutuhan pokok akan tetap beroperasi 100% dengan mematuhi protokol kesehatan.

Keempat, adanya pembatasan jam buka terhadap pusat belanja atau mall dimana, mal tutup sampai pukul 19.00. Untuk restoran 25% dan harus dibawa pulang dan restoran delivery bisa tetap buka.

Kelima, Konstruksi tetap dibolehkan berjalan 100% dengan mematuhi protokol kesehatan dan tempat ibadah dibatasi 50%. Sedangkan untuk fasilitas umum ditutup sementara dan untuk transportasi umum akan diatur dengan pembatasan kapasitas dan jam operasional.

"Penerapan pembatasan dilakukan dilakukan di Jawa-Bali karena seluruh Provinsi tersebut karena memenuhi empat parameter yang ditetapkan," Kata Airlangga Hartanto.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemerintah Memutuskan PSBB di Jawa dan Bali"

Posting Komentar